Nyeri Haid Mesti Waspada


Jangan Sepelekan Nyeri haid

Rasa nyeri tak tertahankan setiap kali menstruasi datang jangan lagi disepelekan. Bisa-bisa endometriosis penyebabnya.

Rasa sakit saat haid biasanya berkaitan dengan kontraksi otot rahim untuk meluruhkan lapisan dinding rahim. Tapi kadar sakitnya berbeda-beda. Ada yang tidak terasa sama sekali, tapi ada juga yang sampai pingsan menahan sakit.

Nyeri haid merupakan salah satu gejala khas endometriosis, yaitu suatu keadaan di mana endometrium terdapat di luar rongga rahim. Sebagai informasi, endometrium adalah selaput yang melapisi bagian dalam rahim (uterus).

Rasa nyeri akibat endometriosis benar-benar nyata. Terkadang disertai mual, muntah, sakit kepala, serta nyeri hebat di bagian bawah perut. Biasanya muncul 1-2 hari sebelum haid dan bisa bertahan selama 2-3 hari selama haid. Gejala yang juga sering dialami adalah rasa nyeri pada waktu berhubungan seks.

Penyebabnya hingga kini belum diketahui, tetapi para ahli menyatakan proses pertumbuhan endometrium disebabkan oleh faktor hormon estrogen.

Endometriosis yang tidak diobati bisa merusak alat-alat reproduksi hingga menyulitkan untuk hamil. Langkah terbaik untuk mencegahnya adalah dengan memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan setiap ada keluhan yang menunjukkan adanya endometriosis.

Pengobatan penyakit ini akan disesuaikan dengan usia, gejala, dan kondisi penderita. Jika keadaan endometriosis masih ringan, pengobatannya adalah melalui pemberian pil kontrasepsi. Tapi jika endometriosis sudah terlanjur membesar, biasanya dokter menyarankan untuk melakukan pembedahan.

Sumber: Health.Kompas.com, Tanggal: 19 Mei 2008

Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 21.17

Pap Smear

Pap Smear

Papanikolaou test atau Pap smear adalah metode screening ginekologi, dicetuskan oleh Georgios Papanikolaou, untuk menemukan proses-proses premalignant dan malignant di ectocervix, dan infeksi dalam endocervix dan endometrium. Pap smear digunakan untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. Menurut perkiraan, di Inggris Pap smear mencegah sekitar 700 kematian per tahun. Wanita yang aktif secara seksual disarankan menjalani Pap smear sekali setahun.

Dokter atau perawat memasukkan speculum ke vagina pasien untuk mengambil sample dari cervix. Pap smear biasanya tidak dilakukan selama menstruasi. Prosedur ini dapat menimbulkan sedikit rasa sakit, namun hal ini bergantung kepada anatomi pasien, faktor psikologi, dan lain-lain. Sample kemudian diuji di laboratorium dan hasil diperoleh dalam waktu sekitar 3 minggu. Sedikit pendarahan, kram, dan lain-lain dapat terjadi sesudahnya.

Hasilnya:
  • NEGATIF: artinya tidak ditemukan sel-sel yang berbahaya ..!
  • DISPLASIA: ditemukan sel yang menunjukkan perubahan sifat yang dapat mengarah ke KEGANASAN ,untuk itu perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan BIOPSI.
  • POSITIF:ditemukan sel GANAS. Harus dilakukan BIOPSI untuk memastikan Diagnosa.
Sumber : Wikipedia.org
Linked Posts:
Penyakit Kanker | Kanker Serviks | Kanker Rahim | Mengobati Tumor Kandungan
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 08.25

Kanker Rahim

Beda Kanker Serviks Dan Kanker Rahim

Kanker serviks dan kanker rahim adalah dua penyakit yang mematikan sehingga banyak ditakuti oleh kaum wanita, terutama yang berumur 35 tahun ke atas. Namun karena letaknya yang hampir sama, banyak yang bingung membedakan apakah mereka terkena kanker serviks atau kanker rahim. Padahal, dengan mengetahui detil perbedaan keduanya, kita dapat lebih dini menyadari apabila ada gejala yang timbul serta melakukan pengecekan ke dokter untuk memastikan. Nah, berikut ini penjelasan perbedaan di antara kedua jenis kanker fatal tersebut.

Sebelumnya, kita perlu mengenal dulu mengenai istilah rahim.

Rahim adalah nama lain dari kandungan dimana ia terdiri atas beberapa bagian, yaitu leher rahim, badan rahim, dan dua saluran telur. Kanker serviks adalah kanker yang terdapat pada leher rahim. Itu sebabnya ia disebut juga kanker leher rahim. Sedangkan kanker rahim sendiri, atau biasa juga disebut kanker kandungan, terjadi pada badan rahim.

Gejala awal pada kanker kandungan biasanya berupa perdarahan yang berlebihan saat menstruasi ataupun perdarahan di luar masa menstruasi. Sedangkan pada kanker leher rahim tidak terdapat gejala awal. Gejala justru muncul apabila kanker sudah memasuki stadium selanjutnya, seperti muncul keputihan yang berbau ataupun perdarahan saat berhubungan. Itu sebabnya disarankan untuk menjalani Pap Smear secara rutin setiap tahunnya karena ini dapat mendeteksi dini keberadaan kanker serviks, khususnya bagi wanita yang pernah melakukan hubungan suami istri.

Semoga bermanfaat.
Sumber: Sehatdong.com

Linked Posts:
Kanker Serviks | Kanker – Penyakit Kanker | Mengobati Tumor Kandungan
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 08.23