Ayah dan Ibu adalah idola dan inspirasiku setelah Nabi Muhammad SAW

Bila kamu menanyakan padaku, siapakah idolamu? aku jawab Rosululloh SAW,
bila kau tanya ‘siapa lagi?’ aku akan jawab ayah dan ibuku…
guru yang baik adalah mendidik dengan teladan, dan itu yang mereka(ayah n ibu) lakukan pda ku dan adik2ku, sebagian dari pelajaran yg mereka ajarkan padaku yang aku tulis di bawah adalah nasihat yg mereka sampaikan, tapi sebagian besarnya adalah teladan yg mereka lakukan sehingga ku mengambil kesimpulan atas tindakan mereka yang ku pandang sebagai karakter mereka. Sosok yang saling melengkapi dan menyempurnakan, seperti hal-nya jemari yang saling melengkapi setiap sela-nya, kokoh, dan kuat…semoga demikian juga aku dengan pasanganku kelak yg Dia pilihkan untukku (*do’a) Upsh..hehe….
Sepuluh Pelajaran Hidup dari Ibu
1. Taburkanlah benih kebaikan dimanapun, maka kamu akan menuainya
2. Lakukanlah semua dengan ikhlas
3. Sertakan Alloh dalam setiap keputusan
4. Orang sukses tidak berfikir apa yang diberikan kepada orang lain, tapi berfikir bagaimana membuat orang lain sukses
5. Hormati orang tua dan orang lain
6. Jangan pernah mencari musuh dan hindari pertikaian dengan orang lain
7. Jaga silaturahmi dengan kelurga dan orang di sekitar
8. Ikhtiar dan tawakal
9. Bila kamu mendo’akan orang lain dengan ikhlas tanpa sepengetahuan mereka, malaikatpun mendo’akan hal yang sama untukmu
10. Jangan pelit berbagi dengan orang lain
Sepuluh Pelajaran Hidup dari Ayah
1. Bekerja keras
2. Sungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu
3. Rencanakanlah apa yang akan kamu lakukan sebaik mungkin, pertimbangkan peluang dan resiko
4. Jangan sia-siakan setiap peluang
5. Bangun relasi seluas-luasnya
6. Jangan pernah membeda-bedakan orang lain dan berbaurlah dengan siapapun
7. Jangan pernah minder atau merendahkan orang lain
8. Jangan pernah terpuruk dalam kegagalan, tapi bangkitlah kembali mencari peluang yang lain
9. Tempatkan diri dengan tepat dimanapun dan kapanpun (fleksibel)
10. Jaga kepercayaan orang lain terhadapmu dan mampu memberi kepercayaan terhadap orang lain (siap dipimpin, dan siap memimpin

like&share
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 06.40

Dosa Yang menghalangi Jodoh

Inilah Dosa yang Menghalangi Jodoh


Jodoh merupakan ketetapan Allah SWT dan menjadi rahasia tanpa seorang pun mengetahuinya secara pasti. Terkadang ada yang sudah menjalani hubungan lama, tiba-tiba kandas karena alasan sepele. Sementara dua orang yang terpisah jauh, kemudian menjadi suami istri tanpa diduga sebelumnya.

Tingkat kesulitan manusia dalam mendapatkan jodoh berbeda-beda. Ada yang dimudahkan, ada pula yang hingga kini tak kunjung menemukan pasangan hidupnya. Padahal usianya sudah memasuki umur yang matang dan siap menjalani rumah tangga.

Jika jodoh adalah urusan Allah, maka tidak kunjung dapat jodoh juga disebabkan karena Allah. Hal ini biasanya terjadi karena dosa yang dilakukan pribadi manusia. Dosa-dosa ini tanpa sadar menutup rezeki mereka untuk mendapatkan pasangan hidup. Berikut ini rangkuman dosa yang dapat menghalangi jodoh.

1. Syirik
Syirik merupakan perbuatan menyekutukan Allah SWT dengan selain-Nya. Terkadang usaha kita dalam mendapatkan jodoh justru mengarah ke arah syirik yang semakin membuat jodoh menjauh. Misalnya saja menginginkan jodoh dengan datang ke dukun, tukang ramal, atau memakai jimat-jimat atau bacaan menyesatkan.

Periksalah bagaimana kualitas kita selama ini dalam menjalankan hubungan dengan Allah. Misalnya salat yang masih bolong-bolong, atau bermalas-malasan mengerjakan salat. Tidak heran jika Allah juga membalas umatnya dengan melambatkan jodohnya juga.

Maka dari itu, untuk mendapatkan jodoh maka harus memperbaiki hubungan dengan sang pemberi jodoh, Allah SWT, setelah itu baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan.

“Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah” (QS 31:33)

Jika pun mereka di datangkan jodoh, maka biasanya akan dipertemukan dengan mereka yang syirik juga. Bisa saja anda mendapat jodoh, namun justru membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah. Pasalnya akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan, dimana laki-laki dan perempuan harus memiliki nilai yang sama di mata Allah SWT.

“….musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.” ( QS 24:3&26)

2. Jarang Salat dan Melalaikan Salat
Salat merupakan gerbang menuju Allah SWT. Ini adalah perintah wajib yang harus dijalankan umat Islam tanpa ada alasan untuk meninggalkannya. Jarang salat artinya Allah juga tidak cepat dalam merespon doa manusia terhadap jodoh.

Hal ini juga berlaku bagi mereka yang salat namun kerap menunda-nunda hingga masuk waktu akhir. Karena urusan dunia, biasanya manusia lupa untuk menunaikan ibadah wajib yang satu ini. Sehingga Allah juga tidak akan memprioritaskan mereka yang telah melalaikan-Nya.

“Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.” (QS 107:4-5)

3. Berzina
Berzina merupakan perbuatan keji yang sangat dibenci Allah. Bahkan dalam sebuah riwayat menceritakan kisah Nabi Musa yang menolak wanita yang bertobat karena telah melakukan dosa zina. Hal ini menandakan bahwa perbuatan zina sangat merusak hubungan manusia dengan Allah, termasuk untuk urusan jodoh.

Jujurlah pada diri, apakah anda pernah melakukan perbuatan tersebut? Jika iya bersegeralah taubat nasuha karena Allah SWT selalu memberikan ampunan kepada hamba-hambanya. Karena siapa yang melakukan hal demikian, mereka akan mendapatkan balasan langsung di dunia salah satunya dijauhkan dari jodohnya.

4. Dosa kepada Orang Tua
Orang tua merupakan perwakilan Allah SWT di dunia. Keridhaan mereka akan menjadi ridha Allah, sehingga jika kita melakukan dosa terhadap orang tua, maka Allah akan menutup sumber rezeki kita termasuk urusan jodoh.

Perlu diketahui bahwa berkata “ah” saja kepada orang tua sudah membuat Allah marah, apalagi jika melakukan dosa lebih dari itu. Hal ini termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah termasuk jodoh.

Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. 17:23).

5. Hubungan Silaturahmi yang Putus
Bagi anda yang sulit jodoh, ada baiknya anda memeriksa hubungan anda dengan kerabat. Pasalnya salah satu penjauh rahmat adalah putusnya tali silaturahmi antar sesama kerabat.

“Sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat”. (QS.49:10)

6. Bergunjing dan Mengadu Domba
Ternyata aktivitas yang kerap dilakukan ini menjauhkan manusia dari jodoh, Ya menggunjing juga mengakibatkan sesoorang dijauhkan dari jodohnya. Apalagi jika sudah mengarah kepada adu domba yang berujung pada fitnah.

“Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.” (QS 49:12)

7. Makan Rezeki yang Haram
Perkara haram juga dapat menjauhkan jodoh. Jika saat ini masih sulit jodoh, maka periksalah rezeki yang kita makan. Apakah sudah dicari dengan jalan halal, atau masih haram. Jika pun sudah halal, sudah kah kita menunaikan untuk mengeluarkan zakat. Karena sebenarnya, dalam harta kita terdapat hak-hak orang lain yang harus kita keluarkan.

8. Kikir
Salah satu cara mendapatkan jodoh adalah dengan memperbanyak sedekah. Jadi sebenarnya, jika kita tidak bersedekah, maka akan menghambat rahmat Allah yang lain. Salah satunya adalah jodoh. Banyak kisah-kisah tentang orang-orang yang menjemput jodoh dengan sedekah ini.

Like&share
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 06.37

Ciri ciri Umat Rasulullah

Ciri ciri Umat Rasulullah Di Hari Kiamat

Rasulullah bersabda : ''Setiap orang dari umatku pasti aku kenal pada hari kiamat kelak. ''Para sahabat bertanya : ''Wahai Rasulullah, bagaimana Tuan mengenal mereka, padahal mereka diantara banyak makhluk.'' Rasulullah bersabda : ''Bagaimana pendapatmu bila di tengah kumpulan kuda warna hitam terdapat seekor kuda yang terdapat warna putih cerah di dahinya? Bukankah engkau dapat mengenalinya?'' Jawabnya : ''Ya Rasulullah .'' Kemudian Rasulullah bersabda : ''Sesungguhnya pada hari itu umatku memancarkan cahaya putih di keningnya bekas sujud dan cahaya putih di wajah, tangan, dan kakinya bekas wudhu.'' (Ash-Shahihah Hadits no. 2054)
...

Jika tulisan ini Bermanfaat silahkan di bagikan ke 10 sahabat Line jamaah sekalian, semoga menjadi pahala dakwah bagi kita semua...aamiin

Cr dakwah islam
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 23.22

Konon riset membuktikan

1. Smartphone, 70% fiturnya tidak terpakai
2. Mobil mewah, 70% speednya mubazir
3. Villa mewah, 70% luasnya dibiarkan kosong
4. Universitas, 70% materi kuliahnya tak dapat diterapkan
5. Seabreg kegiatan sosial masyarakat, 70%-nya iseng² tak bermakna
6. Pakaian & peralatan dalam suatu rumah, 70%-nya nganggur tak terpakai
7. Seumur hidup cari uang/harta, 70%-nya dinikmati ahli waris.

"Hidup seperti pertandingan bola"

Di babak Pertama (masa muda) menanjak karena Pengetahuan, Kekuasaan, Jabatan, Usaha Bisnis, Salary dsb.

Namun di babak Kedua (masa tua) menurun karena Darah Tinggi, Trigliserid, Gula Darah, Asam Urat, Kolestrol dlsb.

Waspadalah dr Awal hingga Akhir, kita harus menang 2 babak !!!

- Tidak sakit, juga harus Medical Check Up.
- Tidak haus, tetap harus minum.
- Meski benar, juga harus mengalah
- Meski Powerfull, juga perlu merendah
- Tidak Lelah pun, perlu Istirahat
- Tidak Kaya pun, wajib bersyukur
- Sesibuk apapun, tetap perlu olahraga

Sadarlah, hidup itu pendek, pasti ada saatnya Finish

Jangan tertipu dg usia MUDA
Karena syarat mati tak harus TUA

Jangan terpedaya dg badan SEHAT
Karena syarat mati tak harus SAKIT

Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat yg baik

Walaupun tak banyak orang yg memahamimu,

Jadilah seperti JANTUNG, yg tak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat hingga membuat kita terus hidup menjelang akhir hayat

Ajal Tak Mengenal Waktu & Usia,

Jadi teruslah berbuat baik, mengucap syukur atas apa yg sdh ada & menyampaikan kebenaran terhadap sesama.

LAKUKAN YG TERBAIK SEKARANG UTK MASA DEPANMU,
LAKUKAN YANG TERBAIK DI DUNIAMU UTK MASA DEPAN AKHERATMU...

💝💝💝💝💝💝💝💝💝
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 23.20

Pesan Bapak

PESAN BAPAK UNTUK ANAKNYA DI FACEBOOK
(bahan renungan)

Seorang pemuda duduk di hadapan laptopnya. Login facebook. Pertama kali yang dicek adalah inbox.
Hari ini dia melihat sesuatu yang tidak pernah dia pedulikan selama ini. Ada 2 dua pesan yang selama ini ia abaikan. Pesan pertama, spam. Pesan kedua…..dia membukanya.
Ternyata ada sebuah pesan beberapa bulan yang lalu.

Diapun mulai membaca isinya:

“Assalamu’alaikum. Ini kali pertama Bapak mencoba menggunakan facebook. Bapak mencoba menambah kamu sebagai teman sekalipun Bapak tidak terlalu paham dengan itu. Lalu bapak mencoba mengirim pesan ini kepadamu. Maaf, Bapak tidak pandai mengetik. Ini pun kawan Bapak yang mengajarkan.

Bapak hanya sekedar ingin mengenang. Bacalah !

Saat kamu kecil dulu, Bapak masih ingat pertama kali kamu bisa ngomong. Kamu asyik memanggil : Bapak, Bapak, Bapak. Bapak Bahagia sekali rasanya anak lelaki Bapak sudah bisa me-manggil2 Bapak, sudah bisa me-manggil2 Ibunya”.

Bapak sangat senang bisa berbicara dengan kamu walaupun kamu mungkin tidak ingat dan tidak paham apa yang Bapak ucapkan ketika umurmu 4 atau 5 tahun. Tapi, percayalah. Bapak dan Ibumu bicara dengan kamu sangat banyak sekali. Kamulah penghibur kami setiap saat.walaupun hanya dengan mendengar gelak tawamu.

Saat kamu masuk SD, bapak masih ingat kamu selalu bercerita dengan Bapak ketika membonceng motor tentang apapun yang kamu lihat di kiri kananmu dalam perjalanan.

Ayah mana yang tidak gembira melihat anaknya telah mengetahui banyak hal di luar rumahnya.

Bapak jadi makin bersemangat bekerja keras mencari uang untuk biaya kamu ke sekolah. Sebab kamu lucu sekali. Menyenangkan. Bapak sangat mengiginkan kamu menjadi anak yang pandai dan taat beribadah.

Masih ingat jugakah kamu, saat pertama kali kamu punya HP? Diam2 waktu itu Bapak menabung karena kasihan melihatmu belum punya HP sementara kawan2mu sudah memiliki.

Ketika kamu masuk SMP kamu sudah mulai punya banyak kawan-kawan baru. Ketika pulang dari sekolah kamu langsung masuk kamar. Mungkin kamu lelah setelah mengayuh sepeda, begitu pikir Bapak. Kamu keluar kamar hanya pada waktu makan saja setelah itu masuk lagi, dan keluarnya lagi ketika akan pergi bersama kawan-kawanmu.

Kamu sudah mulai jarang bercerita dengan Bapak. Tahu2 kamu sudah mulai melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi lagi. Kamu mencari kami saat perlu2 saja serta membiarkan kami saat kamu tidak perlu.

Ketika mulai kuliah di luar kotapun sikap kamu sama saja dengan sebelumnya. Jarang menghubungi kami kecuali disaat mendapatkan kesulitan. Sewaktu pulang liburanpun kamu sibuk dengan HP kamu, dengan laptop kamu, dengan internet kamu, dengan dunia kamu.

Bapak bertanya-tanya sendiri dalam hati. Adakah kawan2mu itu lebih penting dari Bapak dan Ibumu? Adakah Bapak dan Ibumu ini cuma diperlukan saat nanti kamu mau nikah saja sebagai pemberi restu? Adakah kami ibarat tabungan kamu saja?

Kamu semakin jarang berbicara dengan Bapak lagi. Kalau pun bicara, dengan jari-jemari saja lewat sms. Berjumpa tapi tak berkata-kata. Berbicara tapi seperti tak bersuara. Bertegur cuma waktu hari raya. Tanya sepatah kata, dijawab sepatah kata. Ditegur, kamu buang muka. Dimarahi, malah menjadi-jadi.

Malam ini, Bapak sebenarnya rindu sekali pada kamu.

Bukan mau marah atau mengungkit-ungkit masa lalu. Cuma Bapak sudah merasa terlalu tua. Usia Bapak sudah diatas 60 an. Kekuatan Bapak tidak sekuat dulu lagi.

Bapak tidak minta banyak…

Kadang-kadang, Bapak cuma mau kamu berada di sisi bapak. Berbicara tentang hidup kamu. Meluapkan apa saja yang terpendam dalam hati kamu. Menangis pada Bapak. Mengadu pada Bapak.Bercerita pada Bapak seperti saat kamu kecil dulu.

Andaipun kamu sudah tidak punya waktu samasekali berbicara dengan Bapak, jangan sampai kamu tidak punya waktu berbicara dengan Alloh.
Jangan letakkan cintamu pada seseorang didalam hati melebihi cintamu kepada Alloh.
Mungkin kamu mengabaikan Bapak, namun jangan kamu sekali2 mengabaikan Allah.

Maafkan Bapak atas segalanya. Maafkan Bapak atas curhat Bapak ini. Jagalah solat. Jagalah hati. Jagalah iman. ”

Pemuda itu meneteskan air mata, terisak. Dalam hati terasa perih tidak terkira...................
Bagaimana tidak ?
Sebab tulisan ayahandanya itu dibaca setelah 3 bulan beliau pergi untuk selama-lamanya.


Like&share
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 23.59

Orang Tua ku

Kita tidak tahu akan berapa lama lagi kita bisa menatap wajah ibu bapak kita. Andaikata ibu bapak kita sudah terbungkus kafan..
Tidak ada lagi wajah yang bisa ditatap
Tidak ada lagi tangan yang bisa kita cium
Tidak ada lagi oleh oleh yang bisa kita bawakan
Tidak ada lagi sapaan yang bisa kita tunggu
Tidak ada lagi doanya untuk kita
Andai ibu bapak kita sudah berada di liang lahat maka tidak pernah lagi kita melihat lagi mereka dirumah
Andai tanah sudah menimbun jasadnya.
Jangan sia siakan ibu bapak kita
Sampai kapanlah kita akan melukai hatinya,
seburuk apapun keadaannya darah dagingnya melekat pada tubuh kita
Solehkanlah yang orang tuanya yang belum soleh
Muliakan yang orang tuanya terhina
Saudaraku kenanglah kebaikan orang tua kita..
Dimana gerangan di akhirat keluarga kita berkumpul, adik, kakak, apakah kita kan kumpul di surga
berjumpa dengan Rosul Allah atau cerai berai di neraka.
Ya Allah..
Utuhkan keluarga kami di dunia ini mulia, utuhkanlah keluarga kami di surgaMu mulia
Ya Allah ..
Karuniakan kepada kami hati yang penuh cinta, cinta kepadamu ya Allah, dan golongkanlah
hati ini menjadi hati yang selalu rindu ingin berjumpa dengan Mu
DOAKU ....
Ya Allah
Kami mohon berikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala dosa dosa kami, Ampun ya Allah..., Ampunilah kami ya Allah ...
Ampuni sekelam apapun masa lalu kami, Hapuskanlah segala kotornya aib aib kami..
Ampuni apabila kami sering tidak ridho dengan takdir Mu ya Allah
Ampuni segala kezaliman kami, terhadap orang tua kami
Ya Allah, selamatkan orang tua kami, jadikan tetesan keringatnya,
Air matanya, darahnya jadi jalan
Kemuliaan bagi dunia dan akhirat
Sayangi ibu bapak kami ya Allah....
Golongkan kami menjadi anak yang tahu balas budi
Lapangkan kuburnya ya Allah. ringankan hisabnya, Aamiin ya Rabb.
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 23.57

Hargailah Pasangan Mu

Empat tahun yang lalu
kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi
sering aku bertanya-tanya
bagaimana keadaan istriku sekarang di sana
apakah baik-baik saja ?
Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan seorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.

Begitulah yang kurasakan
karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal
tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku
dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.

Pada suatu hari
ada urusan penting di tempat kerja
aku harus segera berangkat ke kantor
anakku masih tertidur.
aku harus menyediakan makan untuknya.

Karena masih ada sisa nasi
jadi aku menggoreng telur untuk dia makan.
Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk
kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.

Peran ganda yang kujalani
membuat energiku benar-benar terkuras.
Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah
setelah bekerja sepanjang hari.
Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku
aku langsung masuk ke kamar tidur dan melewatkan makan malam.

Namun ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan
tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat!
Aku membuka selimut dan di sanalah sumber "masalahnya ada sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!"

Aku begitu marah
aku mengambil gantungan pakaian
dan langsung menghujani anakku yang sedang gembira bermain dengan mainannya
dengan pukulan-pukulan!
Dia hanya menangis
sedikitpun tidak meminta belas kasihan
dia hanya memberi penjelasan singkat:

"Ayah tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi.
Tapi ayah belum pulang jadi aku ingin memasak mie instan.
Aku ingat ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie.
Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .
Karena aku takut mienya akan menjadi dingin
jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang.
Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku
aku minta maaf ayah"

Seketika air mata mulai mengalir di pipiku
tetapi aku tidak ingin anakku melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangisku.
Setelah beberapa lama aku hampiri anakku
kupeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya
lalu aku membujuknya untuk tidur.
Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam aku melewati kamar anakku dan melihat anakku masih menangis bukan karena rasa sakit di pantatnya tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu aku mencoba dalam periode ini untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu serta memperhatikan semua kebutuhannya.
Tanpa terasa anakku sudah berumur tujuh tahun dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak.
Untungnya insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun belum lama aku sudah memukul anakku lagi saya benar-benar menyesal.
Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah.
Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor
aku berharap dia bisa menjelaskan.
Tapi ia tidak ada dirumah
aku pergi mencari di sekitar rumah kami memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis sedang bermain komputer game dengan gembira.
Aku marah dan membawanya pulang serta menghujaninya dengan pukulan-pukulan.
Dia diam saja lalu mengatakan "Aku minta maaf, ayah".

Selang beberapa lama aku selidiki ternyata ia absen dari acara "pertunjukan bakat" yang diadakan oleh sekolah karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya.
Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu.

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan
anakku pulang ke rumah memberitahuku bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis.

Sejak saat itu anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis
aku yakin
jika istriku masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat satu tahun telah lewat.
Tapi astaga anakku membuat masalah lagi.
Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya
tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya
suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelponku dengan marah-marah untuk memberitahu bahwa anakku telah mengirim beberapa surat tanpa alamat.
Walaupun aku sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anakku lagi tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi karena aku merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan.
Tapi sekali lagi
seperti sebelumnya dia meminta maaf : "Maaf, ayah".
Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang.
Sesampai di rumah dengan marah aku mendorong anakku ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini?
Apa yang ada dikepalanya?
Jawabannya di tengah isak-tangisnya, adalah : "Surat-surat itu untuk ibu"
Tiba-tiba mataku berkaca-kaca tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya:
"Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat
pada waktu yg sama?"
Jawaban anakku itu : "Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu terlalu tinggi bagiku
sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku.

Tapi baru-baru ini ketika aku kembali ke kotak pos aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus".

Setelah mendengar penjelasannya ini aku kehilangan kata-kata
aku bingung tidak tahu apa yang harus aku lakukan dan apa yang harus aku katakan.

Aku bilang pada anakku
"Nak ibu sudah berada di surga jadi untuk selanjutnya
jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy.
Setelah mendengar hal ini anakku jadi lebih tenang dan segera setelah itu ia bisa tidur dengan nyenyak. Aku berjanji akan membakar surat-surat atas namanya jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar tapi aku jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur "ibu sayang"
Aku sangat merindukanmu!
Hari ini ada sebuah acara "Pertunjukan Bakat" di sekolah dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut.
Tapi kamu tidak ada jadi aku tidak ingin menghadirinya juga.
Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.

Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan
aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko.
Ayah keliling-keliling mencariku setelah menemukanku ayah marah dan aku hanya bisa diam
ayah memukul aku tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

Ibu setiap hari aku melihat ayah merindukanmu setiap kali dia teringat padamu
ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya.
Aku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua.
Tapi bu aku mulai melupakan wajahmu.
Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat kamu?
Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu.
Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul ?

Setelah membaca surat itu tangisku tidak bisa berhenti karena aku tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istriku

Untuk para suami dan laki-laki yang telah dianugerahi seorang istri/pasangan yang baik
yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari pada istrimu.
Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.

Hargailah keberadaannya kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya
karena apabila engkau telah kehilangan dia
tidak ada emas permata
intan berlian yang bisa menggantikannya.
Kumpulan Artikel
Kumpulan Artikel Updated at: 07.11